Bullying bukan sekadar bercanda. Bullying adalah tindakan menyakiti orang lain secara berulang, baik secara fisik, kata-kata, maupun lewat media sosial, yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok yang merasa punya kekuatan lebih.
Bullying bisa berupa:
Dampak bullying itu nyata. Korban bisa merasa cemas, kehilangan percaya diri, sulit berkonsentrasi belajar, bahkan enggan pergi ke sekolah. Efeknya bisa terbawa sampai dewasa kalau tidak ditangani.
Kalau kamu jadi korban:
Kamu tidak salah, dan kamu tidak sendirian. Ceritakan pada orang dewasa yang kamu percaya - guru BK, wali kelas, atau orang tua. Menceritakan bukan tanda lemah, justru langkah berani.
Kalau kamu melihat temanmu di-bully:
Jangan diam. Kamu bisa membantu dengan cara sederhana: menemani korban, memberi dukungan, atau melaporkan ke guru BK. Diam kadang membuat pelaku merasa tindakannya wajar.
Kalau kamu pernah melakukan bullying (sengaja atau tidak):
Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Minta maaf dan ubah caramu berteman. Guru BK siap membantu tanpa menghakimi.
Ingat, sekolah adalah tempat belajar bersama, bukan tempat saling menyakiti. Kalau kamu atau temanmu mengalami bullying, jangan ragu datang ke ruang BK. Ceritamu akan dijaga kerahasiaannya.